Jumat, 27 Desember 2013

Hadiah untuk Ibu

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT...
Sebuah antologi berjudul Ibuku Berbeda telah terbit. Disini aku @nuraini_fa turut menyumbangkan sebuah tulisan berjudul “Berapa Banyakkah Nyawamu Ibu?”.

Semua berawal tatkala seorang teman @langitasa memintaku ikutan even lomba #MyMomMyAngel yang diadakan oleh sebuah penerbit mayor, Diva Press. Tadinya sih enggan mengingat deadline lomba kurang dua hari saja. Namun entah mengapa, tiba-tiba terbersit ingin menulis antologi bersama teman dumayku ini.

Beberapa minggu kemudian pengumuman lomba diposting dan astaganaga ternyata ada namaku. Senang sekali rasanya. Sayangnya kali ini naskah @langitasa tidak lolos proses seleksi. Meski tulisan kami berbeda genre, kuharap lain kali kami bisa menerbitkan karya bersama.

Beberapa hari yang lalu, pak pos membunyikan bel sepeda motornya di depan rumah kami. Wah surat dari siapa pikirku. Ternyata sebuah paket dari Penerbit Divapress. Berisi sebuah buku tanda terbit Ibuku Berbeda dan sebuah sertifikat nominator lomba #MyMomMyAngel atas namaku. Alhamdulillah, senang sekali mendapat hadiah. Ayah yang menerima paket, lalu kuminta ibuku membukanya. “Hadiah untukmu Bu”, ujarku sambil mencium tangan beliau. Terasa lebih bahagia saat melihat mereka turut senang, meski hanya menerima sebuah buku antologi. Kelak ingin menulis sebuah buku dengan lembar persembahan berisi nama mereka. Aih, memiliki cita-cita itu memang menyenangkan. Make a wish :)

Buku ini berisikan 85 karya penulis tentang ibu setebal 140 halaman. Dari cover sampai halaman terakhir berwarna full pinky, eye catching banget! Nah, yang seru tuh membaca tiap-tiap kisah didalamnya. Penuh inspirasi, karna setiap anak –baca penulis memiliki perspektif yang berbeda saat mengisahkan sosok bernama ibu. Hadiah sederhana untuk sosok luar biasa. Luv u Mom :)



Hidupku adalah anugerah Tuhanku. Dan hadiah terindah kehidupanku adalah ibuku.
@nuraini_fa
 






4 komentar:

  1. kunjungan perdana, salam kenal ya mak :) selamat antologinya udah terbit moga semangat terus berkarya

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga hehe, aamiin ayo ikutan nulis
      makasih dah mampir mak :)

      Hapus
  2. congrat mak :)
    aiihhh menyebarkan virus antologi, semangat mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih, mari menulis mak :)

      Hapus